Senin, Juni 17, 2024

SELAMAT DATANG DI PORTAL BERITA ┃ OMETARUNG.ID
BerandaBerita LainnyaDesa KuDana desa untuk siapa??

Dana desa untuk siapa??

- Advertisement -

Murung Raya, Ometarung Menurut Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, tujuan di salurkannya dana desa adalah sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri dan demokratis.

Sehingga Dana Desa di definisikan sebagai dana yang bersumber dari APBN di peruntukan bagi Desa yang di transfer melalui APBD Kabupaten/Kota dan berguna untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Jika kita mengutip dari djpb.kemenkeu.go.id ada 7 tujuan pengalokasian dana desa :

  1. Mengatasi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan,
  2. Meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan tingkat desa serta pemberdayaan masyarakat desa,
  3. Mendorong pembangunan infrastruktur pedesaan yang berlandaskan keadilan dan kearifan lokal,
  4. Meningkatkan pengalaman nilai-nilai keagamaan, sosial, budaya, dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan sosial,
  5. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa,
  6. Mendorong peningkatan keswadayaan dan gotong-royong masyarakat desa, dan
  7. Meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Melihat dari total dana desa yang di terima setiap desa sebesar 30% di gunakan untuk operasional penyelenggaraan pemerintah desa dan biaya operasional BPD, sedangkan 70% dana desa di gunakan untuk pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan saran dan prasarana ekonomi desa, pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama untuk mengentaskan kemiskinan dan bantuan keuangan kepala lembaga masyarakat desa, BUMDes, kelompok usaha sesuai potensi ekonomi masyarakat desa, serta bantuan keuangan kepada lembaga yang ada di desa seperti LPMD, RT, RW, PKK, Karang Taruna, Linmas.

Jadi masih penasaran, dana desa untuk siapa? Mari kita liat pengelolaannya. Berdasarkan prinsip pengelolaan Dana Desa bagian yang tak terpisahkan dari pengelolaan keuangan Desa dalam APBD, seluruh kegiatan yang di biayai Dana Desa di rencanakan, di laksanakan dan di evaluasi secara terbuka dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa, semua kegiatan harus di pertanggung jawabkan secara admistrasi, teknis, dan secara hukum. Dana Desa di pergunakan secara terarah, ekonomis, efesien, efektif, berkeadilan, dan terkendali.

Disinilah peran penting pendamping lokal desa (PLD), pendamping desa (PD), hingga tenaga ahli (TA) untuk mendampingi dan mengarahkan masing-masing desa yang menjadi tanggungjawabnya sesuai beban kerjanya, yang di berikan mandat oleh negara melalui Kementerian Desa. (OT).

** Penulis Opini: Sekber Aseng (Amai versa VP) mantan Safety Officer K3LH Mining Coal, Tinggal di Murung Raya, Pemerhati K3 dan Lingkungan Hidup, Founder & CEO media baritorayapost.com dan ometarung.id, Pemerhati KATARI (Kiak Tangis Tane Ranu) 

SourceAseng
ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer

KOMENTAR TERBARU

escort bayan sakarya escort bayan eskişehir